Biodataviral.com - Tak lama kemudian, ia dekap badanku erat ke badannya yang masih tertutup t-shirt putih dan CD-nya yang menutupi kemaluannya yang berukuran sedang itu. Lalu dia mulai menatap ke mataku kembali dan kami saling berpandang mata, perlahan tapi pasti akhirnya aku duluan yang mencium bibirnya dengan perlahan, kukecup bibir bawahnya sambil kukulum perlahan dan dia pun memainkan lidahnya perlahan, dan terasa tangannya mulai membuka kancing celanaku dan pada saat yang bersamaan celanaku dijulurkan ke bawah sehingga tinggal CD-ku yang berwarna biru tua dan terlihat kepala kemaluanku dengan ukuran sedang sedikit terlihat keluar dari ujung CD-ku.
“Bob.. aku suka sama kamu!”
“Gombal,” jawabku.
Lalu kulepaskan pelukan dan menurunkan CD-ku untuk terus masuk ke kamar mandi dan membasuh seluruh tubuhku dengan air dingin, dan tak lama kemudian Andre pun masuk dalam keadaan bugil ke kamar mandi dan kami pun mandi bersama tanpa melakukan adegan seks terkecuali sesekali berciuman di bawah shower air dingin sambil menjulurkan lidahku sesaat ia menciumi leherku. Selang 2 menit, Andre selesai melakukan bilasnya dan segera keluar dari kamar mandi setelah mengeringkan badannya yang bertubuh atletis berwarna coklat mengkilap. Tak lama kemudian aku pun selesai membilas tubuhku dan mengeringkan sambil berkaca di hadapan kaca kamar mandi yang berukuran sekitar 2 meter.
Pada saat aku keluar dari pintu kamar mandi menuju ruang tidurnya yang masih bernyalakan lampu terang, kulihat Andre dengan sekujur tubuhnya yang atletis serta kemaluannya yang sudah ereksi telah berbaring sambil kedua tangannya berada di belakang kepalanya, berkata, “Sini Bob, tiduran yuk!” Lagu blues pun masih mengalun di ruang kamar tidur Andre dan aku bertanya kepadanya,
“Mas, apa punya cassette gamelan Jogja?”
“Hah! kenapa Bob? Kok gamelan? Apa maksudnya?””Coba deh Mas pasang musik gamelan, ada nggak?!”
Ternyata Andre memiliki sejumlah cassette gamelan yang mana aku sangat menyukai gamelan pada saat suasana malam hari terutama bila sedang melakukan adegan cinta.
“Mas.. coba deh nikmati gamelan sambil..” sambil aku tersenyum nakal.
Lalu suasana pun berubah dengan alunan bunyi musik gamelan yang terdengar sayup-sayup. Lampu besar pun dimatikan diganti dengan lampu yang redup tapi cukup terang sambil jendela dibuka hordennya, dan tak lama kemudian hujan gerimis pun tiba-tiba turun serasa udara di luar ikut menyambut ritual kami pada saat itu.
Dalam keadaan bugil dan keadaan kemaluanku pun dalam keadaan tegang dan keras, aku mulai menaiki ranjang dan perlahan dalam posisi seperti doggy style mendaratkan bibirku pada pipi Andre. Bibirku mulai berjalan di atas pipi Andre lalu menciumi lehernya yang beraroma pria dewasa sambil menjilat-jilat dari bagian belakang hingga ke bagian depan lehernya. Tiba-tiba kedua tangannya memeluk leherku dan tubuhku yang kecil terjatuh dalam dekapannya. Tanpa mengurangi waktu yang ada, aku mulai menciumi bagian telinganya sambil mengeluarkan lidahku perlahan di telinganya.
Artikel Terkait
Tampak wajah Mas Andre mulai meringis sedikit dan terdengar suara lirih, “Uhh..” dan aku mulai mengeluarkan lidah setengah lebih panjang sambil menjilati telinga kanannya. Pelukan hangat dan erat dari Andre seakan membuat birahiku lebih tinggi dan kedua tanganku juga memeluk erat leher Mas Andre dan sesaat bibirku sudah menghinggapi pipi kanan darinya dan perlahan kukecup dengan halus bibirnya yang tebal sambil membuka mata menatap matanya yang terbuka besar memandang mataku. Tanpa berkata apa-apa, aku mulai kembali menciumi pipi kirinya sambil menjulurkan lidahku menjalar ke arah telinga kiri Andre, lalu kukecup perlahan telinganya dan ia pun mulai meringis, “Uhh..” sambil setengah matanya tertutup dan bibirnya ternganga menikmati hasil jilatan dan kecupanku di telinganya. Lanjut baca!

0 Response to "Viral Bertukar Lendir Anal Istri, Aku dan Andre 2"
Posting Komentar